Peranan Penting Warna Cat Rumah dalam Keseharian


Peranan Penting Warna Cat Rumah dalam Keseharian

Memiliki rumah yang nyaman dan aman tentu di idamkan oleh kita semua. Namun tahukah kalau dalam pemilihan warna cat juga memiliki peranan penting.

Pemilihan warna dinding rumah sering kali dipengaruhi oleh selera dan kesukaan penghuninya sehingga lebih nyaman, dan estetis.

Hal itu menandakan orang cenderung mengutamakan tampilan visual atau estetika dibanding penggunaan ruangan yang akat dicat.

Padahal, teknis memilih warna cat dinding seharusnya lebih diprioritaskan karena berhubungan dengan fungsi dan pemakaian ruangan tersebut.

Menurut dia, teknis memilih warna cat dinding rumah itu dinilai penting karena berhubungan dengan pemeliharaan yang dilakukan secara berkala.

Penghuni rumah harus mempertimbangkannya sedari awal membangun hunian agar nantinya tidak mengalami kesulitan dalam perawatan.

Beberapa persoalan yang biasanya terjadi pada cat dinding yaitu mudah kotor, retak, terkelupas, dan tidak tahan lama.

"Jangan sampai pilih warna yang susah dibersihkan, gampang kotor, enggak tahan lama, atau bulukan," ujarnya.

Sebagai contoh, Diana menyebutkan warna-warna yang lebih netral, seperti putih, coklat muda, dan abu-abu, cocok untuk diterapkan di ruang tamu.

Kemudian, untuk di ruang keluarga bisa memakai warna-warna yang lebih hangat, misalnya krem, coklat muda dengan aksen warna yang membangkitkan selera makan, seperti jingga, merah bata, dan kuning.

Lalu, untuk di kamar tidur, palet warna yang menenangkan pantas diaplikasikan, semisal putih, biru muda, coklat muda, dan abu-abu muda.

Manfaat Jalan Kaki Setelah Makan untuk Kesehatan

Manfaat Jalan Kaki Setelah Makan untuk Kesehatan

Selain menjaga pola makan yang baik dan rutin berolahraga dalam seminggu. Ternyata hal sederhana seperti berjalan kaki memiliki efek yang baik untuk tubuh kita.

Saat merasa kenyang setelah makan, kita biasanya lebih suka diam di tempat duduk dibandingkan bergerak atau melangkah. Namun, apakah kamu tahu bahwa jalan kaki setelah makan memiliki manfaat untuk kesehatan?

Penelitian menemukan bahwa jalan kaki setelah makan mampu menurunkan kadar gula darah sebesar 12-22 persen. Menurut Andrew Reynolds peneliti dari Universitas Otago, Selandia Baru, dengan menerapkan kebiasaan tersebut secara rutin, diabetes akan bisa dicegah.

Jim Mann, profesor Universitas Otago, juga mengungkapkan bahwa glukosa pasca-makan sudah sejak lama dipercaya sanggup mengelola diabetes tipe 2. Karena itu, penting bagi siapa pun untuk membiasakan diri bergerak setelah makan agar penyakit tersebut bisa dicegah dan diatasi.

Berikut manfaat jalan kaki 15 menit setelah makan yang akan berpengaruh untuk kesehatan.

1. Pencernaan membaik

Berjalan-jalan selama 15 menit setelah makan dapat membantu meningkatkan fungsi pencernaan dan mencegah gangguan pencernaan seperti sembelit.

2. Tidur nyenyak

Apakah kamu sulit tidur nyenyak? Hal ini biasanya dialami para orang tua. Jika sulit untuk tidur nyenyak, cobalah setelah makan, berjalan-jalan selama 15 menit untuk mendorong kualitas tidur yang baik di malam hari.

3. Bakar kalori

Berjalan kaki 15 menit setelah makan dapat membantu membakar kalori sehingga makanan tidak sepenuhnya menumpuk jadi lemak.

4. Metabolisme lancar

Kebiasaan jalan kaki setelah makan dapat meningkatkan metabolisme. Jika kamu ingin menerapkan gaya hidup sehat, salah satu cara mudah untuk meningkatkan metabolisme adalah dengan berjalan kaki setelah makan.

5. Kadar gula darah stabil

Jika kamu menderita diabetes atau cenderung memiliki kadar gula darah tinggi, sebaiknya menjaga kadar gula darah. Jalan kaki setelah makan dapat membantu menjaga kadar gula darah dalam tubuh.

6. Sirkulasi darah lancar

Kebiasaan jalan kaki setelah makan ini juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan itu baik untuk jantung.

Bagaimana cara yang benar untuk jalan kaki setelah makan?

Jalan kaki setelah makan yang dimaksud di sini bukanlah langsung berjalan setelah selesai makan, melainkan memberi waktu terlebih dahulu bagi tubuh untuk beristirahat sebentar sekitar 10-15 menit. Setelah itu baru jalan kaki selama 15 menit.

Namun, kita tidak dianjurkan untuk berjalan cepat atau berlari setelah makan besar. Hal ini bisa membuat suplai darah yang seharusnya membantu proses pencernaan menjadi dialihkan untuk berjalan cepat. Ini dapat membuat jantung bekerja dua kali lipat lebih besar.

Sementara itu, bagi penderita diabetes dibutuhkan waktu yang lebih lama sebelum mulai jalan kaki setelah makan, yaitu 1-2 jam setelah makan. Hal ini untuk menunggu saat insulin dan kadar gula darahnya menurun tetap. Karena jika langsung berjalan, hal itu akan mengacaukan kerja dari insulin dalam mengatur kadar gula darah.

4 Tips Membuat Rumah Kecil Lebih Nyaman


4 Tips Membuat Rumah Kecil Lebih Nyaman

Biasanya rumah idaman itu yang besar dan memiliki banyak ruang untuk bisa di isi dengan berbagai barang hiasan. Namun, jika kamu sudah memiliki rumah dengan keadaan mungil, kamu tetap bisa untuk membuat rumah itu menjadi lebih lega untuk di tempati.

Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Tentukan fungsi terlebih dahulu
Disadari atau tidak, kekurangan dari rumah minimalis atau mungil yaitu keterbatasan ruangan yang Anda miliki.

Secara estika akan menjadi kacau balau bila Anda meletakkan barang-barang yang dimiliki secara sembarangan. Apalagi bila barang-barang tersebut dalam jumlah yang banyak dan berukuran kecil.

Anda harus tahu, setiap sudut ruangan yang ada itu harus dimanfaatkan se-optimal mungkin. Untuk itu, tentukan terlebih dahulu tujuan dari pemanfaatan ruangan tersebut.

Selain itu, dalam membeli perabotan pun sebaiknya harus menyesuaikan dengan kebutuhan. Lagi-lagi, ini untuk memberikan nilai estetika pada ruangan Anda.

2. Berkreasi dengan ruang penyimpanan
Tantangan terbesar dari memiliki rumah mungil adalah menemukan ruang penyimpanan yang cukup. Anda mungkin akan memilih barang-barang apa saja yang akan dibawa saat Anda pindah.

Namun, hal itu belum tentu akan membuat rumah kecil Anda memiliki ruangan yang cukup untuk menampung barang-barang yang dibawa.

Pilihan selanjutnya tentu akan jatuh pada lemari penyimpanan yang dipandang efisien untuk menampung barang-barang tersebut.

Akan tetapi masalah kembali muncul ketika Anda berpikir dimana harus meletakkan lemari tersebut.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya Anda memeriksa setiap jengkal rumah Anda untuk memastikan bahwa setiap ruangan dapat dimanfaatkan.

Anda dapat menantang kemampuan kreatifitas Anda untuk menjadikan setiap sudut sebagai ruang penyimpanan.

Apakah itu menjadikan bagian bawah kasur Anda sebagai ruang penyimpanan, atau membeli meja yang memiliki banyak rak untuk menampung semua barang yang dimiliki.

Semakin fungsional barang yang dimiliki di rumah, tentu akan semakin menyenangkan.

3. Pilih barang yang memiliki fungsi ganda
Karena Anda hanya memiliki kesempatan untuk memiliki barang yang terbatas, sebaiknya pilihlah barang-barang tersebut secara hati-hati.

Anda harus menentukan, apakah barang yang hendak dibeli memiliki nilai fungsional atau estetika? Atau justru memiliki fungsi keduanya?

Idealnya, bila Anda membeli sebuah barang ada barang tersebut menawarkan keduanya.

4. Jangan lupa tambahkan aksesori
Terakhir. Anda mungkin terlalu sibuk memikirkan fungsi ruangan ini dan barang itu. Sehingga, Anda melupakan beberapa elemen tradisional yang bisa menambah nilai estetika rumah Anda yaitu aksesori.

Anda tak perlu khawatir menambahkan elemen estetika ketika menghias rumah mungil Anda, sepanjang masih dalam tahap wajar.

Misalnya, karpet, bantal dan selimut, wallpaper, mangkuk, meja kopi, lilin, bingkai foto dan vas bunga.

6 Cara untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

6 Cara untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Kesehatan sudah seharusnya kita jaga untuk bisa beraktivitas setiap hari menjadi lebih nyaman. Tubuh kita memiliki banyak organ yang memiliki perannya masing-masing salah satunya adalah organ ginjal.

Organ ginjal berperan penting dalam menyaring zat-zat racun dalam tubuh. Itulah kenapa kita perlu benar-benar menjaga organ yang satu ini supaya tubuh tidak keracunan.

Tidak melulu harus minum obat atau vitamin, masih ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan ginjal. Apa saja?

1. Penuhi kebutuhan cairan
Sering disepelekan, minum air putih ternyata penting untuk menjaga kesehatan ginjal. Ini karena air putih dapat membantu membilas zat-zat racun yang tertampung di dalam ginjal.

Meski begitu, James Simon, MD, selaku ahli saraf dari Cleveland Clinic, mewanti-wanti supaya jangan sampai kita minum air putih kebanyakan. Cukup minum 8 gelas air putih setiap hari supaya fungsi ginjal tetap optimal.

2. Jaga pola makan
Sebagian besar masalah ginjal ternyata berawal dari tekanan darah tinggi dan diabetes. Maka itu, pastikan tekanan darah dan kadar gula tetap normal setiap hari.

Caranya, jaga pola makan dengan memperbanyak makan sayur, buah, dan biji-bijian. Selain itu, batasi juga asupan garam dan gula supaya terhindar dari diabetes dan hipertensi.

3. Olahraga rutin
Selain bikin tubuh tetap bugar, rutin berolahraga juga dapat menjaga kesehatan ginjal. Tenang, kamu tak perlu repot-repot melakukan olahraga intensitas tinggi supaya badan tetap sehat.

Pilihlah jenis olahraga ringan yang kamu sukai. Entah itu joging, bersepeda, berenang, atau yoga setidaknya selama 20 menit setiap hari. Hal ini bermanfaat untuk menjaga berat badan tetap ideal sekaligus mengendalikan tekanan darah.

4. Jangan sembarang minum vitamin atau obat
Kita harus benar-benar memperhatikan setiap dosis vitamin, obat medis, maupun obat herbal yang dikonsumsi. Hati-hati, minum obat melebihi dosis bisa membahayakan ginjal.

Beberapa obat pereda nyeri, seperti ibuprofen dan naproxen, ternyata dapat memicu kerusakan ginjal jika dikonsumsi dalam waktu yang lama. Maka itu, konsultasikan dulu ke dokter sebelum minum obat jenis apa pun.

5. Berhenti merokok
Zat-zat racun dari rokok yang masuk ke dalam tubuh dapat menghambat aliran darah. Akibatnya, jantung harus kerja ekstra untuk memompa darah dan menyebabkan hipertensi.

Lagi-lagi, hipertensi adalah penyebab sakit ginjal yang paling umum. Maka itu, sebaiknya berhentilah merokok sesegera mungkin untuk menjaga kesehatan ginjal.

6. Lakukan pemeriksaan ginjal
Tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan ginjal sedini mungkin. Terlebih jika punya diabetes atau hipertensi yang berisiko terkena sakit ginjal.

Dokter biasanya akan melakukan serangkaian tes untuk mengukur kerusakan fungsi ginjal. Mulai dari tes GFR, tes darah, hingga tes urine.

5 Cara Agar Tidak Benci dengan Pekerjaan Anda

5 Cara Agar Tidak Benci dengan Pekerjaan Anda

Memiliki pekerjaan tetap tentu di idamkan kebanyakan dari masyarakat. Namun jika telah bekerja cukup lama atau memiliki lingkungan kerja yang tidak mengenakan ada saja alasan untuk membenci pekerjaan yang Anda geluti saat ini.

Bila pekerjaan sudah membuat Anda tidak bahagia, banyak pegawai yang memutuskan untuk mundur alias resign. Namun, resign bukan satu-satunya jalan keluar mengatasi kebencian terhadap pekerjaan Anda.

"Apa yang bisa lakukan adalah ubah pemikiran tentang rutinitas kerja jam sembilan sampai jam lima Anda. Mengubah pola pikir akan membantu membuat pekerjaan Anda lebih menyenangkan," kata Daniel M Cable, penulis buku Alive at Work.

Dikutip dari Cosmopolitan, ada lima hal yang sebaiknya Anda lakukan agar Anda tak lagi benci dengan rutinitas pekerjaan.

1. Stop berbicara tak berfaedah
Amy Cooper Hakim, penulis buku Working With Difficult People mengungkapkan, obrolan bersama rekan- rekan kerja yang isinya celaan terhadap atasan sama sekali tak ada manfaatnya. Ini malah membuat Anda semakin benci dengan pekerjaan.

"Ketika Anda ingin curhat (tentang pekerjaan), berbincanglah dengan orang terdekat atau teman di luar pekerjaan," jelas Hakim.

Berbicara dengan orang tepercaya di luar lingkaran pekerjaan dipastikan bermanfaat, lantaran mereka akan mendengarkan keluh kesah Anda tanpa "bumbu-bumbu." Bahkan, mereka bisa memberikan perspektif yang lebih obyektif.

2. Tentukan satu hal bagus dari pekerjaan
Bila pekerjaan Anda saat ini bukan pekerjaan impian, setidaknya temukan sejumlah hal positif dari pekerjaan itu. Semisal, rekan-rekan kerja Anda menyenangkan atau jarak kantor Anda dekat dari rumah.

Hakim mengatakan, fokus kepada hal-hal positif akan membuat pekerjaan yang kurang menyenangkan menjadi lebih mudah dilakukan.

"Ketika Anda menemukan hal positif yang dapat Anda syukuri, maka hari-hari kerja menjadi lebih mudah," sebut Hakim.

3. Beri penghargaan untuk diri sendiri
Tak ada salahnya memberikan penghargaan terhadap diri sendiri yang telah bekerja keras. Hakim menyarankan Anda untuk menentukan perilaku kerja spesifik yang bisa menjadi tolak ukur Anda.

Perilaku tersebut misalnya tidak mengeluh soal pekerjaan selama seminggu penuh, atau tidak mendengus kesal ketika atasan meminta Anda melakukan pekerjaan yang menurut Anda tak perlu dikerjakan.

Ketika Anda berhasil berhenti melakukannya, beri penghargaan kepada diri sendiri dengan semisal memanjakan diri di salon, menikmati kopi di kafe yang keren, atau liburan.

"Kita cenderung akan menyelesaikan tugas jika kita tahu di ujungnya ada penghargaan. Menghilangkan keluhan dan drama dari pikiran Anda dapat membuat Anda merasa lebih baik terhadap pekerjaan," tutur Hakim.

4. Lakukan tugas baru
Hakim pun menyarankan anda untuk memperluas cakupan tanggung jawab Anda dalam pekerjaan. Jika misalnya Anda melakukan tugas yang langsung diberikan atasan, mintalah kesempatan untuk bisa terlibat dalam proyek terkait klien.

Melakukan hal baru yang segar bisa menantang Anda untuk bekerja lebih keras. Ini pun dapat membuat Anda semakin puas dengan pekerjaan.

5. Lakukan aktivitas menyenangkan
Salah satu hal yang membuat Anda tak benci dengan pekerjaan adalah kegiatan yang ada di sela-selanya. Lakukan aktivitas yang membuat Anda senang, sebut saja karaoke bersama teman-teman atau ikut kelas olahraga sepulang kerja.

Tentukan satu aktivitas menyenangkan setiap minggunya dan berkomitmenlah. Maka, Anda akan semakin enerjik dan ceria saat bekerja.

"Ini pun mengingatkan Anda bahwa kehidupan Anda tidak hanya untuk bekerja," terang Hakim.

Waktu Paling Efektif untuk Olahraga Harian

Waktu Paling Efektif untuk Olahraga Harian

Kesehatan adalah harta yang paling berharga. Sebagai manusia kita sering menukarkan kesehatan dengan beberapa harta, Maksudnya kita bekerja dengan keras hingga tak sadar kalau aktivitas bekerja kita malah menimbulkan dampak pada kesehatan.

Menjaga kebugaran tubuh sebenarnya bukan perkara yang rumit. Kita tak memerlukan pelatih pribadi dengan bayaran mahal atau mendaftar keanggotaan di pusat kebugaran, demi medapatkan tubuh yang sehat.

Kita juga tak perlu memikirkan berapa sering kita harus berolahraga, apa yang harus kita konsumsi.

Juga kita tak perlu risau soal berbagai macam faktor yang kita anggap membantu dalam menunjang kesehatan.

Sebab, hal pertama yang harus kita perhatikan demi memaksimalkan manfaat olahraga adalah waktu.

Wendi Suzuki, Profesor Ilmu Saraf dan Psikologi di New York University, mengatakan, olahraga di pagi hari memiliki kekuatan luar biasa untuk meningkatkan fungsi otak.

Jadi, kita tak perlu risau saat tak punya waktu yang cukup untuk pergi berolahraga di pusat kebugaran.

Sebab, selama kita masih berolahraga secara teratur maka kebugaran tubuh tetap terjaga.

Suzuki juga mengatakan, olahraga di malam hari hanya memberi manfaat yang minimal.

Ini terjadi karena sebagian besar manusia tidak menggunakan otak dengan keras di malam hari.

“Jadi, rekomendasi saya adalah selalu memaksimalkan efek dari olahraga untuk fungsi kognitif harian kita. Lakukan olahraga di pagi hari,” kata dia.

Demi manfaat olahraga yang maksimal pada otak, Suzuki merekomendasikan olahraga setidaknya 3-4 kali seminggu.

7 Tips Meraih Kesuksesan dalam Pekerjaan Anda

7 Tips Meraih Kesuksesan dalam Pekerjaan Anda

Sukses merupakan hal yang ingin di gapai setiap orang. Namun tidak setiap orang mampu dan memiliki cara yang tepat untuk meraihnya. Mungkin saja 7 tips yang dapat Anda ikuti untuk mencapai kesuksesan karier di tahun ini. Berikut pemaparannya.

1. Pelajari hal baru
Jangan ragu untuk memanfaatkan kesempatan mempelajari hal-hal baru. Ini bisa dilakukan dengan mengikuti seminar, melanjutkan studi, atau mengikuti kelas secara online.

Apabila perusahaan Anda memberikan kesempatan atau program belajar, jangan pernah ragu untuk memanfaatkannya.

2. Semakin kenali perusahaan Anda
Tak ada salahnya menjadi "ahli" soal perusahaan Anda. Kenalilah lebih jauh terkait visi, misi, dan tujuan perusahaan, niscaya Anda akan menjadi pegawai yang lebih kuat.

Tantanglah diri sendiri untuk mengenal perusahaan lebih jauh dengan mengeksplorasi produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan Anda. Temui rekan kerja dari departemen lainnya, pelajari laporan keuangan perusahaan, menghadiri rapat umum pemegang saham, dan ikuti berita terkait perusahaan Anda.

3. Jangan takut gagal
Taylor menuturkan, jangan pernah takut untuk mengambil risiko dalam karier. Tanpa tantangan terhadap diri sendiri, maka Anda tidak akan pernah sukses seutuhnya.

4. Bersabar
Memiliki aspirasi merupakan hal yang penting. Namun, jangan lupa bahwa sukses bukan sesuatu yang instan, Anda harus bekerja keras untuk mencapainya.

Oleh sebab itu, jangan pernah ragu pula untuk bertemu orang-orang, tempat, atau hal baru untuk mencapai sukses.

5. Pandai secara finansial
Dalam bekerja, jangan sungkan untuk tahu bagaimana menikmati manfaat yang ditawarkan perusahaan kepada Anda. Pelajari bagaimana menabung dan mempersiapkan diri untuk pensiun.

Anda juga bisa langsung mengalihkan penghasilan ke rekening lain yang Anda miliki untuk tabungan atau investasi.

6. Perbarui profil media sosial profesional
Sekarang merupakan saat yang tepat pula untuk memperbarui profil media sosial yang sesuai dengan aspirasi profesional Anda. Hapus hal-hal yang tidak ingin dilihat perusahaan Anda saat ini atau yang berikutnya.

7. Jangan lupa berlibur
Aturlah waktu untuk berlibur. Melarikan diri sejenak dari rutinitas penting dilakukan, lantaran ini membantu menghindari kejenuhan rutinitas.

Pegawai yang baik tentu pandai dalam mengelola waktunya, yang akan membuatnya lebih produktif.

Kualitas Tidur Jadi Penyebab Tubuh Lelah

Kualitas Tidur Jadi Penyebab Tubuh Lelah

Sebagai seorang manusia kita tentu memiliki aktivitas setiap harinya baik bersekolah ataupun berkerja. Dengan semua aktivitas harian kita harus memiliki tubuh yang sehat dan merasa nyaman untuk beraktivitas dengan lancar.

Kelelahan atau kepala pusing karena merasa kurang tidur bisa mengganggu aktivitas harian terlebih saat tumpukan pekerjaan banyak yang belum diselesaikan.

Banyak orang yang mengeluh lelah meski sebenarnya sudah tidur cukup, melakukan meditasi, bahkan membeli selimut yang nyaman agar mudah tertidur.

Tak hanya kelelahan, banyak pula yang bangun pagi dengan keadaan tenggorokan kering dan merasa seperti baru saja bangun setelah mabuk.

Jika kamu mengalaminya, mungkin kamu tidak mendapatkan tidur yang nyenyak seperti yang selama ini diduga.

Penyebab gangguan tidur yang jarang disadari adalah obstructive sleep apnea. Gangguan tidur tersebut membuat aliran udara yang masuk ke tubuh terhenti atau terhalang selama kita tidur. Kondisi tersebut bisa membuat kita sering terbangun.

Pakar kesehatan tidur Sujay Kansagra, MD menjelaskan, ketika kita tidur otot-otot tubuh rileks, termasuk otot-otot yang terlewati aliran udara. Relaksasi tersebut membuat jalur udara lebih sempit.

"Ketika jalur udara sangat sempit, pergerakan udara bisa menimbulkan getaran yang menimbulkan dengkuran. Namun, ketika jalur udara yang sangat sempit itu terhalang, nafas bisa terganggu dan menyebabkan otak membangunkan kita," jelasnya.

Sementara itu, pendiri dan direktur medis Clayton Sleep Institute Joseph Ojile, menjelaskan gejala sleep apnea paling umum, di antaranya:

- Sering terbangun di malam hari.
- mendengkur keras ketika tidur.
- Megap-megap ketika tidur.
- Mengantuk berlebihan di siang hari.
- Merasa mudah marah sepanjang hari.
- Mulut kering ketika bangun tidur.
- Sakit kepala pagi hari.

Odije menambahkan bahwa beberapa faktor bisa meningkatkan risiko sleep apnea, seperti kelebihan berat badan, lingkar leher yang terlalu besar, konsumsi alkohol, konsumsi obat penenang, merokok, hingga sering hidung mampet.

Secara umum, penuaan juga bisa menjadi faktor karena jaringan tenggorokan mulai melonggar.

Sleep apnea juga bisa terjadi karena adanya kondisi atau penyakit yang lebih serius. Seperti hipertensi, obesitas, diabetes, gagal jantung, fibrilasi atrial, dan stroke.

Artinya, sleep apnea bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng.

Jika kamu merasa mengalami sleep apnea, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Para dokter bisa memberikan saran untuk memperbaiki tidur dan membuatmu menjalankan rencana pengobatan. Termasuk jika kamu memerlukan penggunaan mesin positive airway pressure (CPAP) secara rutin.

6 Cara Menghemat Biaya Bagasi Pesawat

6 Cara Menghemat Biaya Bagasi Pesawat

Pesawat menjadi mode transportasi populer di dunia karena memiliki waktu tempuh yang relatif lebih cepat di bandingkan mode transportasi lain, apalagi ketika ingin bepergian keluar pulau.

Ramai-ramai maskapai berbiaya rendah di Indonesia menjual bagasi pesawat. Kini penumpang hanya dapat mengandalkan bagasi kabin jika ingin tetap hemat.

Selain mengandalkan bagasi kabin ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk menghemat uang dari bagasi pesawat berbayar seperti berikut ini:

1. Pelajari Peraturan Maskapai
Setiap maskapai punya peraturan mengenai ukuran dan bobot bagasi kabin gratis, serta tarif bagasi tambahan. Sebelum berangkat, baca dengan jelas ketentuan tersebut di situs resmi maskapai. Hal ini juga memudahkan dalam menyortir barang bawaan Anda.

2. Sortir Barang Bawaan
Mulailah menyortir barang bawaan Anda. Perkirakan jumlah, jenis bahan, dan pindahkan perlengkapan mandi serta kosmetik ke wadah yang lebih kecil. Kemudian gulung pakaian alih-alih dilipat.

3. Timbang Barang Bawaan Jauh Jauh Hari
Berinvestasilah dengan timbangan gantung portable jika Anda sering bepergian. Timbang dahulu sebelum berangkat ke bandara barang bawaan kabin. Jika memang ingin membeli oleh-oleh sisakan tempat dan di tas Anda.

4. Beli Bagasi Tambahan Lewat Online
Jika kapasitas tas jinjing gratis masih belum cukup. Belilah bagasi tambahan lewat online jauh-jauh hari. Bagasi tambahan dapat dibeli di situs resmi maskapai atau agen perjalanan yang bekerja sama dengan maskapai tersebut. Hindari membayar saat di bandara karena tarif bagasi tambahan akan lebih mahal.

5. Kirim Barang Lewat Ekspedisi
Jika Anda membawa barang berbobot berat, bandingkan tarif bagasi tambahan dengan tarif ekspedisi pengiriman luar kota atau luar negeri. Mengirim barang bawaan lewat ekspedisi akan sangat berguna saat perjalanan pulang kampung.

6. Bergabung dengan Milis Maskapai
Beberapa maskapai memberi bagasi tambahan bagasi bagi anggota milis. Biasanya mendaftar milis maskapai gratis. Kumpulkan poin semakin besar semakin banyak keuntungan yang didapat.

3 Tips Perbaiki Postur Tubuh untuk Jaga Kesehatan

3 Tips Perbaiki Postur Tubuh untuk Jaga Kesehatan

Pekerjaan kantor mungkin memaksa seseorang untuk untuk duduk diam di kursi untuk sepanjang waktu. Awalnya mungkin tidak merasakan ada yang salah dengan posisi duduk namun beberapa waktu kemudian posisi duduk menjadi lebih rendah. Posisi seperti itu bisa memberikan beban pada bagian belakang badan kita lalu memunculkan pegal. 

Mengabaikan postur tubuh dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan, selain menyebabkan ketegangan leher dan bahu, sakit punggung, bahkan kerusakan sendi. Kamu mungkin ingin mengabaikannya, tapi ingat, bila tidak diatasi, rasa sakit itu bisa menjadi lebih serius.

“Postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan sakit dan nyeri. Jika tidak diperbaiki akan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah,” kata Andrew Bang, DC, seorang terapis.

Bayangkan jika kamu melakukan latihan kaki di tempat kebugaran dalam lima hari berturut-turut. Kakimu mungkin terasa berat dan sakit. Hal tersebut serupa dengan duduk di depan meja sepanjang hari.

Duduk di depan meja dengan postur yang buruk akan memaksa otot leher dan punggung bekerja keras. Seiring berjalannya waktu, usaha tubuhuntuk menyembuhkan otot itu dapat memicu peradangan pada sendi.

Lantas, apa yang dapat kita lakukan?

1. Atur tata letak mejamu
Ketika kamu bekerja, posisikan lengan dan tangan membentuk sudut 90 derajat. Letakkan layar monitormu sejajar dengan mata. Kebanyakan orang masih sedikit menunduk saat melihat monitor. Itu memberi beban pada leher.
Penelitian pada tahun 2014 mendapati apa yang disebut tech neck, masalah ketegangan otot yang terjadi akibat kita terus menerus menunduk untuk melihat monitor, ponsel, atau tablet.

Padahal bila kepala sejajar dengan bahu, beban yang disangga tubuh tidak terlalu besar. Sementara setiap kita maju atau menunduk satu inci, beban yang ditahan akan menjadi berlipat.

Berdiri dengan postur yang buruk juga dapat menyebabkan masalah yang sama terhadap leher dan punggungmu. Bila kamu termasuk orang yang bekerja sambil berdiri, jagalah agar selalu dalam postur yang benar.

Berdirilah tegak agar tulang belakang tetap pada posisi netral. Hindari terlalu membungkuk atau condong terlalu jauh ke depan. Berdiri dengan posisi tersebut bisa menyebabkan nyeri punggung bagian bawah.

2. Bergeraklah sebanyak mungkin
Ketika kamu bekerja sambil berdiri ataupun duduk, jangan lupa untuk bergerak sesekali. Beristirahat dan berjalan-jalanlah setidaknya setiap jam sekali.

Jika kamu terpaku pada pekerjaan, setidaknya variasikan posisimu dan lakukan gerakan-gerakan di tempat. Tubuh sangat suka variasi gerakan. Gerakan maju, mundur, dan sedikit goyangan bisa mengurangi kemungkinan cedera.

3. Latihan untuk memperbaiki postur
Membiasakan diri dengan postur tubuh yang baik mungkin membutuhkan waktu. Menurut Dr. Bang, perlu sekitar empat hingga enam minggu untuk melihat perubahan pada postur tubuh.

Karenanya, tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa latihan berikut. Selain untuk memperkuat otot, latihan ini juga dapat memperbaiki postur tubuh:

• Superman 
Berbaringlah tengkurap di lantai. Secara bersamaan, angkatlah kaki dan tanganmu beberapa sentimeter. Tahan, relaks, dan ulangi.

• Core 
Latihan perut, plank, dan latihan kaki membantumu menguatkan otot inti

• Neck extension
Duduk dengan nyaman. Tekan kepalamu ke bekalang dengan tangan ke sandaran kursi. Lakukan selama 30 detik dan berulang.

• Shoulder blades
Lakukan latihan pada otot trapezius dan rhomboid. Tarik exercise band setinggi bahu, renggangkan dada, tekuk sedikit lenganmu, kembali ke posisi awal. Ulangi.

Perbaiki postur tubuhmu sekarang, sebelum hal tersebut mempengaruhi kesehatanmu. (Aldo Christian Sitanggang)

Jangan Mendaki Gunung Saat Musim Hujan, 6 Alasannya

Jangan Mendaki Gunung Saat Musim Hujan, 6 Alasannya

Saat ini pendakian gunung memang tengah menjadi tren, terutama di kalangan anak muda. Hampir setiap akhir pekan, basecamp pendakian selalu dipadati oleh banyak orang.

Meski demikian, perlu diketahui bahwa ada saat-saat tertentu di mana kegiatan pendakian sebaiknya tidak dilakukan terlebih dahulu. Salah satunya ketika puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung sekitar Januari sampai April.

Beberapa pengelola pendakian di beberapa gunung juga menutup aktivitas pendakian ketika musim hujan tiba. Selain demi keselamatan pendaki, penutupan juga dilakukan untuk pemulihan ekosistem.

Memang akan lebih baik jika tidak melakukan pendakian terlebih dahulu ketika musim hujan tiba. Berikut ini adalah 5 alasannya:

1. Jalur Pendakian Semakin Sulit
Musim hujan identik dengan cuaca buruk. Hujan yang turun akan membuat jalur pendakian menjadi licin sehingga rawan membuat tergelincir. Lebih parahnya lagi jika hujan lebat turun, maka jalur pendakian seolah berubah menjadi sungai.

Tentu melintasi jalan setapak seperti itu tak hanya semakin menyusahkan, tetapi juga membahayakan. Tidak jarang kecelakaan fatal terjadi akibat terpeleset ketika melangkah di jalur yang licin karena hujan.

2. Risiko Tersambar Petir Semakin Tinggi
Hujan tidak hanya identik dengan air saja. Ketika akan turun hujan lebat atau badai, kemungkinan besar petir akan turut menyertainya. Kemungkinan terjadinya badai dan petir pun jauh lebih tinggi di musim hujan.

Berada di ketinggian ketika badai tentu membahayakan karena rawan sambaran petir, terlebih jika lereng gunung tidak ada pohon tinggi. Tempat yang luas dan datar juga menjadi lokasi rawan sambaran petir.

Akhirnya bisa disimpulkan bahwa gunung merupakan tempat yang berbahaya ketika badai disertai petir melanda. Tersambar petir pun begitu fatal karena dapat menyebabkan kematian.

3. Beban Bawaan yang Semakin Berat
Mendaki di musim hujan tentu membutuhkan bawaan yang lebih banyak dibanding ketika musim kemarau. Salah satu contoh bertambahnya barang bawaan adalah baju ganti yang lebih banyak dibawa jika pakaian basah karena hujan.

Selain itu, jas hujan yang memadai juga menjadi perlengkapan wajib ketika mendaki di musim hujan. Tentu jas hujan itu juga akan semakin menambah berat beban barang bawaan di dalam tas.

4. Panorama di Puncak Kemungkinan Besar Terhalang Kabut
Panorama yang indah ke segala arah menjadi satu hal yang dinanti oleh para pendaki begitu berhasil mencapai puncak. Tentu pemandangan seperti itu akan terlihat saat cuaca cerah.

Namun di musim hujan, kabut biasanya ikut menyelimuti seluruh bagian gunung sehingga pemandangan indah pun menjadi tidak tampak.

Datangnya kabut juga bisa berbahaya karena menghalangi jarak pandang. Hal ini jelas rawan menyebabkan tersesat sehingga membahayakan pendaki.

5. Meningkatkan Risiko Hipotermia karena Air Hujan
Hampir dipastikan pakaian akan basah ketika mendaki di saat hujan. Meski sudah mengenakan jas hujan, air masih bisa masuk ke celah atau lubang kecil sehingga tetap bisa membasahi baju atau celana.

Tidak jarang air hujan juga bisa membasahi perlengkapan lain seperti kantung tidur atau jaket, padahal dua benda itu penting untuk menjaga agar tubuh tetap hangat. Jika sampai demikian, maka risiko terkena hipotermia akan meningkat.

6. Alam Perlu Istirahat dari Kehadiran Manusia
Memang benar jika pendakian gunung salah satu perwujudan mencintai alam, asal tidak melakukan hal lain yang malah merusak kelestariannya seperti membuang sampah sembarangan.

Namun mencintai alam juga bisa dilakukan dengan cara berhenti mendaki untuk sementara dan membiarkan gunung beristirahat dari manusia. Perlu diketahui, flora dan fauna di gunung perlu steril dari manusia agar tetap terjaga ekosistemnya.

Saat ini selain karena faktor cuaca, beberapa gunung seperti Slamet dan Prau juga menutup aktivitas pendakian untuk pemulihan ekosistem.

Cintai Tubuh Sendiri untuk Perkuat Rasa Percaya Diri

Cintai Tubuh Sendiri untuk Perkuat Rasa Percaya Diri

Manusia adalah makhluk paling sempurna yang diciptakan oleh Tuhan di dunia ini. Namun, tak jarang kita merasa tidak puas dengan kesempurnaan yang telah diberikan pada diri ini.

Memiliki rasa puas dan bangga pada tubuh sendiri memang tidak semudah teori. Siapa pun kamu, kemungkinan besar kamu juga tak terlalu puas melihat beberapa titik bagian tubuh.

Kamu juga mungkin pernah merasa tidak adil ketika melihat foto orang lain di media sosial yang dianggap sempurna.

Sebenarnya hal itu tidak mengherankan. Sejak kecil kita sudah terpapar oleh gambaran "tubuh ideal" versi iklan, majalah, atau televisi. Mitos tubuh ideal itu adalah yang langsing, berkulit terang, kencang, dan masih banyak lagi.

Padahal tidak ada satu definisi cantik dan kesempurnaan pun tidak pernah ada.

Seperti halnya kulit dan rambut, tidak ada dua tubuh yang sama persis. Kita terlahir dengan berbagai bentuk tubuh dan ukuran, punya kemampuan yang berbeda-beda, dan tidak ada satu bentuk tubuh yang lebih ideal dibanding yang lain.

Ini sebabnya mengapa kita perlu memiliki sikap body positivity.

Secara umum body positivity bisa dimaknai penerimaan tubuh beserta segala perubahan bentuk, ukuran, dan kemampuannya, yang terjadi seiring usia.

Body positivity juga mengajak kita untuk memahami bahwa setiap orang layak mendapat respek (dari diri sendiri dan orang lain), apa pun bentuk fisiknya.

Inti dari body positivity adalah menerima, mencintai, dan menghargai apa pun kondisi tubuh. Kita perlu merasa nyaman dengan tubuh kita sendiri.

Memiliki stretch mark, selulit, lemak perut, atau "kekurangan" lain, tidak perlu membuat kita malu dan rendah diri.

Tentu kita juga perlu memahami bahwa ada saatnya kita merasa kurang percaya diri. Ini wajar, karena tidak ada orang yang bisa bahagia dan punya kepercayaan diri yang tinggi setiap saat.

Yang terpenting, kita tetap menerima bentuk tubuh, bahkan pada titik yang rendah.

Bila ingin memperbaiki kondisi fisik, lakukanlah atas alasan kesehatan, bukan karena merasa terintimidasi oleh penampilan orang di sekitar.